IKAN PAUS banyak manfaat nya untuk menjaga stamina pria yang bagus dan untuk kesegaran dan kebugaran tubuh manusia banyak juga terdapat vitaminnya di jamin anda makan ikan paus sehat seperti obat kuat hammer of thor
====================================================================
Keberadaan paus kepala kotak
(physeter macrochepalus) yang terdampar di Pantai Batu Tumpeng bagi
warga Bali ternyata memiliki nilai magis di dalamnya. Pasalnya, seluruh
tubuh dari paus tersebut bisa dimanfaatkan untuk sarana pengobatan
tradisional atau usada Bali.
Terdamparnya paus berukuran 16,2 meter
yang terpisah dari kawanannya tersebut dipercayai sebagai paica atau
berkah dari Dewa Segara untuk masyarakat sekitar. Keberadaan paus yang
terdampar di Pantai Batu Tumpeng ternyata menarik perhatian pelaku
spiritual dari berbagai daerah. Tidak hanya Klungkung, penekun spiritual
dari Gianyar hingga Karangasem juga ikut berbaur dengan masyarakat
untuk menyaksikan fenomena alam yang jarang sekali terjadi ini.
Salah satunya Jero Mangku Gede Bumi
Buana Pratista asal Yeh Malet, Karangasem. Dengan berpakaian serba putih
Jero Mangku Gede bersama rombongan lainnya menunggu upaya evakuasi
tubuh paus yang masih terendam air laut tersebut.
Ia mengaku mengetahui terdamparnya ikan
paus yang sering disebut dengan ulam agung dari kerabatnya. Menutur Jero
Mangku Gede, terdamparnya ulam agung (paus) ini menjadi berkah yang
diberikan oleh Dewa Baruna. Pasalnya, seluruh tubuh dari ulam agung ini
bisa dimanfaatkan untuk sarana pengobatan dan perlindungan diri secara
spiritual.
Pihaknya menjabarkan, daging dari ikan
paus tersebut dapat diracik sebagai minyak yang bisa digunakan untuk
menyembuhkan penyakit kulit dan perut. Selain itu bagian ekor dan
giginya dapat digunakan sebagai perlindungan diri dari kekuatan magic
atau sarana penangkal desti.
Dengan berbagai manfaat yang diyakini
tersebut, menurutnya seharusnya masyarakat bisa mendapatkan daging ikan
paus tersebut untuk kepentingan pengobatan.
“Ikan paus ini terdampar dalam keadaan
mati. Seharusnya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk pengobatan. Kecuali
kalau ikan besar itu terdampar dalam keadaan hidup baru kita berupaya
untuk menolongnya,” bebernya.
Hal serupa juga disampaikan Ketua Bidang
Kemasyarakatan PHDI Klungkung I Dewa Ketut Soma. Menurutnya, ikan paus
terkenal sebagai mamalia laut yang hidup berkelompok. Ada berbagai
faktor yang bisa menyebabkan ikan paus tersebut terlepas dari kawanannya
dan terdampar di pesisir pantai. Namun secara spiritual, ikan paus yang
terdampar ini menjadi paica atau berkah dari Dewa Baruna yang bisa
digunakan masyarakat untuk pengobatan.
Pihaknya mengungkapkan, pada sistem
masyarakat dahulu di Bali bila ada ulam agung terdampar biasanya banyak
masyarakat yang mengambil dagingnya. Bukan semata-mata untuk dikonsumsi,
seluruh bagian ikan paus tersebut bisa dimanfaatkan untuk sarana
pengobatan.
Pihaknya menjabarkan, untuk memanfaatkan
daging ikan paus untuk sarana pengobatan diperlukan berbagai jenis
kelapa diantaranya kelapa bulan, kelapa udang, kelapa gading, kelapa
mundung dan kelapa sudamala. “Seluruh jenis kelapa ini digunakan untuk
membuat minyak tanusan yang nantinya digunakan untuk menggoreng daging
ikan paus tersebut,” bebernya.
Minyak hasil penggorengan daging paus
ini bisa digunakan untuk obat sakit perut, untuk memijat urat pegal dan
berbagai penyakit kulit. Meski begitu, terdamparnya ikan paus ini bisa
menjadi tanda-tanda alam seperti halnya gerhana matahari yang terjadi
pada Hari Raya Nyepi.
“Segala fenomena alam memiliki pesan
yang mungkin saja kita tidak ketahui saat ini. Sehingga kita perlu lebih
eling lagi kepada pencipta,” imbuhnya.
Ditempat terpisah, Wakil Bupati
Klungkung I Made Kasta menambahkan, pantai selatan Kabupaten Klungkung
yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia memang sering menjadi
tempat pelintasan dari mamalia terbesar di dunia tersebut.
Kepercayaan ini pun membuat sejumlah
warga sudah mengambil bagian gigi paus dan kelamin paus. “Tadi waktu
saya cek, giginya sudah banyak hilang begitu juga dengan bagian
kelaminnya sudah terpotong. Banyak yang meyakini bagian kelamin paus ini
bisa dimanfaatkan sebagai obat kuat.
Meski banyak kegunaannya, Wabup Kasta
tetap meminta agar paus tersebut ditanam sesegera mungkin. Pasalnya,
ikan laut yang telah mati biasanya tidak bisa bertahan lama dan dapat
menimbulkan bau amis yang mencemari lingkungan.
Selain itu, pihaknya melarang untuk
pengambilan bagian dari paus tersebut untuk menghormati binatang langka
tersebut. “Jangan sampai Klungkung menjadi sorotan dunia internasional
akibat pemotongan bagian-bagian ikan paus yang dilindungi ini,”
pungkasnya.
Perlu diketahui, Situasi di Batu
Tumpeng, Desa Pakraman Gelgel semakin ramai setelah beredarnya informasi
keberadaan paus terdampar di pinggir pantai Senin (14/3/2016). Tidak
sedikit masyarakat yang mendekati tubuh paus untuk berfoto selfi.
Namun cukup banyak juga masyarakat yang
ingin mengambil bagian dari tubuh paus tersebut karena dipercayai
memiliki kasiat untuk pengobatan. Terdamparnya paus di Pantai Batu
Tumpeng diketahui berdasarkan informasi nelayan sekitar, diketahui pada
dini hari sekitar jam 04.00 Wita. Ikan paus tersebut berjenis kelamin
laki-laki.klik di sini obat kuat


0 komentar:
Posting Komentar